Skip to Menu Skip to Content Skip to Footer

Latest News

  • Sistem Imun - Mengapa anda harus peduli terhadap Sistem Imun anda ?
  • Transfer Factor - Mengapa kita membutuhkan Transfer Factor ?
  • Produk - 4Life Transfer Factor Belle Vie
  • Peluang Bisnis - Keuntungan bergabung bersama Team kami

Asma | Asthma

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Written by Admin Sunday, 16 May 2010 08:14

Terapi Asma - 4Life
Transfer Factor

 

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 300 juta orang di dunia mengidap penyakit asma dan 225 ribu orang meninggal karena penyakit asma pada tahun 2005 lalu. Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun yang sama menunjukkan bahwa di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2% menjadi 5,4 %.



Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara.

Asma dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul disegala usia, tetapi umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah 5 tahun dan orang dewasa pada usia sekitar 30 tahunan.

Penyebab serangan asma kebanyakan karena alergi terhadap :
- Bahan tertentu ( alergen )
  spt: debu, bulu binatang, serbuk sari, bahan makanan (spt: telur, ikan laut, kacang, ayam, dll), MSG, Pemanis
- Cuaca
  spt: udara dingin.

Pada beberapa orang, asma juga bisa disebabkan karena :
- Cemas & Stres
- Kelelahan setelah melakukan aktifitas.


terapiasma4lifetransferfactorselkekebalantubuh

 

 

 

 


Gejala
Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan (inflamasi) dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara yang mengakibatkan peneyempitan saluran udara sehingga penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernafas.

Sel-sel kekebalan tubuh tertentu di dalam saluran udara (terutama sel mast) diduga bertanggungjawab terhadap awal mula terjadinya penyempitan ini. Mastosit disepanjang bronki melepaskan histamin dan leukotrien yang menyebabkan terjadinya:
- kontraksi otot polos
- peningkatan pembentukan lendir
- perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki.
Mastosit mengeluarkan zat-zat tersebut sebagai respon terhadap sesuatu yang mereka kenal sebagai benda asing (alergen) yang harus diserang/dieliminasi, seperti serbuk sari, debu halus yang terdapat di dalam rumah, bulu binatang, makanan, minuman dingin, udara dingin, pemanis buatan, MSG atau bahan lain yang bisa memicu asma.
Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut kelelahan setelah melakukan aktifitas, stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien.

Selain sel Mastosit, sel Eosnofil yang ditemukan di dalam saluran udara penderita asma juga melepaskan leukotrien yang menyebabkan penyempitan saluran udara.



Terapi Asma dengan 4Life Transfer Factor Advance

Asma lebih disebabkan karena kesalahan sel-sel kekebalan tubuh dalam mengenali benda asing yang tidak berbahaya yang disebut alergen. Justru sebaliknya, mereka mengenali alergen sebagai agen yang berbahaya dan harus diserang habis-habisan sehingga timbullah asma. Sedangkan pada orang-orang yang tidak memiliki asma, sel-sel kekebalan tubuh mereka membiarkan alergen tersebut lewat tanpa direspon sama sekali. Maka dari itu kunci terapi terhadap orang-orang yang memiliki asma adalah dengan memberikan informasi yang benar kepada sel-sel kekebalan tubuh sehingga mereka tidak salah dalam mengidentifikasi alergen.

Bagaimana caranya memberikan informasi kepada sel-sel kekebalan tubuh ?
Didalam tubuh setiap mamalia terdapat molekul cerdas yang diberi nama Transfer Factor. Molekul inilah yang mengatur seluruh sel-sel kekebalan tubuh kapan harus bertindak & kapan harus diam. Molekul ini menyimpan semua informasi kekebalan tubuh berupa struktur kimiawi bibit penyakit (virus, kuman, jamur, sel kanker) yang pernah dikalahkan oleh sel-sel
kekebalan tubuh mulai usia 0 hingga sekarang. Ia juga menyimpan rumus antibodi yang pas dalam mengalahkan bibit penyakit tersebut.

Pada bayi yang baru lahir, sistem
kekebalan tubuhnya belum pernah mengalahkan bibit penyakit sehingga Transfer Factornya masih lugu alias kemampuannya masih 0. Kemampuan Transfer Factor bayi tersebut dapat dinaikkan/diupgrade secara cepat dengan cara memberikan ASI Kolostrum (ASI antara 1-2 hari saat ibu melahirkan).
Mengapa bisa begitu ?
Karena didalam ASI Kolostrum mengandung 1% Transfer Factor Ibu yang berisi informasi
kekebalan tubuh tentang gambaran/blueprint & cara mengalahkan berbagai bibit penyakit yang pernah dihadapi oleh sistem kekebalan tubuh ibu. Transfer Factor Ibu layaknya seorang intruktur yang mengajari Transfer Factor bayinya agar mampu mengalahkan berbagai bibit penyakit yang masuk ke tubuh bayinya. Maka dari itu bayi yang diberi ASI Kolostrum memiliki daya tahan tubuh lebih bagus dari pada yang tidak diberi ASI Kolostrum.

4Life Transfer Factor AdvanceDan kini, 4Life Research telah berhasil mengekstrak Transfer Factor dari sistem
kekebalan tubuh heroik yang telah mengalahkan 200.000 jenis virus, kuman, jamur, sel kanker dan mengenali alergen sebagai obyek yang tidak berbahaya dalam bentuk produk yang diberi nama 4Life Transfer Factor Advance. Dalam kasus alergi ini, Tranfer Factor yang ada pada 4Life Transfer Factor akan mengajari Transfer Factor penderita alergi agar membiarkan alergen lewat begitu saja tanpa direspon oleh sel-sel kekebalan tubuh.







Testimoni

Ranya L. Alexander, Ph.D, M.D.
terapiasma4lifetransferfactorMy daughter suffered from serious sinus problems and asthma. Having provided the genes for her condition ( I too am asthmatic) I have felts pangs of guilt knowing that all my training could not stop the common cold virus from rendering Leena helplessly gasping for air a few hours after each infection. Her mother (a pediatric nurse) and I tried every prescription and alternative therapy known, without success. Helplessly we would stand by the bedside offering repeated breathing therapy with slow if any progress. In the local Children's hospital we agonized, like any parents, over each breath our little girl took. In our home viruses can mean colds and "colds always mean asthma!" With the onset of one particularly virulent head cold, we tried transfer factors, a product I felt, theoretically, might work. After several doses we couldn't believe how quickly our daughter's condition improved. Now taking transfer factors before a bad cold, she remains well. Thanks to transfer factors we regained a normal child. Now we all use transfer factors regularly and are enjoying the best health we have ever had. Thank you Transfer Factor.

Adelina Hutagalung, Jakarta
terapiasma4lifetransferfactoradelinahutagalungSaya menderita Asma yang sangat berat selama 56 tahun yang menyebabkan saya harus mengkonsumsi obat asma setiap 2 jam setiap hari, setelah mengkonsumsi TF selama 3 hari, konsumsi obat asma saya berkurang hingga 50%, namun setelah mengkonsumsi 3 botol TF, sekarang saya hanya mengkonsumsi 1 kapsul asma sehari dan 1 kapsul Advance sehari. Saya berterima kasih kepada dr. Eduard yang telah memperkenalkan TF kepada saya.

Mani, Port Dickson
I am a lorry driver for more than 10 years. I always had asthma attack. I cannot eat ice cream, drink cold water and beer. My boss introduced me to Transfer Factor. I started taking 2 capsules 2 times a day. After two weeks my asthma attack was gone. I feel healthy and well now. Thank you 4Life.

Darlene J
With terrible asthma since age 7, I began 4Life™ Transfer Factor™ 2 1/2 weeks ago and I've gone from 20 medications & inhalers, to one pill and one inhaler. Transfer Factor really works wonders for my immune system.

Kevin O
My son Ryan has asthma. He was on three inhalers per day. After 9 days on Transfer Factor, he stopped using his inhalers. We took him to the Doctor and learned that his lung function had returned to normal. He has not touched an inhaler since July of 98. The balancing effect that Transfer Factor has on the immune system is amazing.

TG/TW, Malaysia
An 8 year old girl saw such a dramatic improvement after only 2-3 weeks on TF, that later let her mum said her daughter recovered from asthma.

Puan Jamila Abdullah, Tampines Singapore
Asma Kronis









Add comment


Security code
Refresh

In Section: Pengobatan Penyakit - This article belongs to category: Pengobatan Penyakit

Info Seminar

seminar4lifetransferfactorindonesia

Bandung
Bogor

Denpasar
Medan
Jakarta 21 AGUSTUS
Yogyakarta
Semarang
Surabaya
Malang
Palembang
Probolinggo

 TEMPAT TERBATAS

Dicari Mitra Bisnis

Untuk Kota:
MEDAN
PALEMBANG
BOGOR
SEMARANG
SOLO
YOGYAKARTA

Bagi yg berminat & serius jalanin Bisnisnya segera hubungi pribadi di atas.

Nice Social Bookmark

Facebook MySpace Twitter Digg Delicious Stumbleupon Google Bookmarks RSS Feed 

Anda Pengunjung Ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Who's Online

We have 1 guest online

Testimoni Member